Tiga Hari Asesmen BAN-PT, Prodi Magister PMI UIN Jogja Paparkan Peningkatan Capaian Akademik dan Penjaminan Mutu

Program Studi Magister Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, telah menyelenggarakan asesmen lapangan secara daring yang dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kegiatan yang berlangsung pada 20 hingga 22 April 2026 ini menjadi bagian integral dari proses penjaminan mutu eksternal sekaligus momentum strategis untuk memperkuat kualitas akademik program studi. Asesmen ini diikuti oleh dua orang asesor, yaitu Dr. Rasyidah,M.Ag.dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh, serta Prof. Dr. Siti Nurbayani K.,M.Si.dari Universitas Pendidikan Indonesia.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembukaan asesmen yang mencakup pengenalan panel asesor, serta pembacaan dan penandatanganan Pernyataan Asesmen Lapangan. Dalam sambutannya, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, menyatakan bahwa"akreditasi merupakan kewajiban rutin perguruan tinggi untuk memastikan sistem penjaminan mutu berjalan sesuai standar yang berlaku."Ia menegaskan komitmen UIN Sunan Kalijaga untuk terus mendorong peningkatan kualitas program studi, termasuk terhadap Prodi Magister PMI yang baru pertama kali menjalani akreditasi."Kami bertekad untuk terus meningkatkan persentase prodi yang mendapatkan status terakreditasi dengan predikat terbaik,"ujarnya. Rektor juga menyampaikan harapannya agar prodi ini dapat memperoleh pengakuan nasional yang setinggi-tingginya atas dasar capaian mutu yang telah ditunjukkan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Abdur Rozaki, turut memberikan sambutan yang memperkuat jalannya kegiatan."Kita tidak hanya ingin memperkuat profil prodi ini di tingkat nasional, tetapi juga mendorongnya sampai ke level internasional,"tegasnya. Ia memaparkan bahwa perkembangan Prodi Magister PMI menunjukkan tren positif, antara lain peningkatan jumlah mahasiswa aktif dari 13 menjadi 18 orang, serta mahasiswa asing dari dua menjadi delapan orang. Selain itu, jumlah guru besar yang terlibat mencapai enam orang, rekognisi dosen tercatat sebanyak 40, publikasi ilmiah mahasiswa meningkat menjadi 49, dan karya ilmiah mahasiswa berkembang menjadi 32 judul dengan total 311 sitasi. Capaian ini menjadi bukti nyata penguatan mutu akademik di lingkungan prodi.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prof. Arif Maftuhin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihak fakultas telah menyiapkan asesmen lapangan ini dengan sebaik-baiknya meskipun berlangsung secara daring."Silakan diberikan koreksi sebanyak-banyaknya agar kami dapat meningkatkan diri ke depan. Semua yang disampaikan para asesor akan kami perhatikan sebagai pelajaran berharga,"ujarnya, menegaskan keterbukaan terhadap segala bentuk perbaikan.

Ketua Program Studi Magister PMI, Prof. Dr. Sriharini, memberikan pernyataan penting terkait persiapan akreditasi yang telah dilakukan secara kolektif oleh seluruh jajaran pengelola prodi."Kami tidak bisa melupakan jasa dan kerja keras para pendahulu, termasuk Kaprodi sebelumnya, Prof. Nur Ichwan, dan Sekretaris Ahmad Izudin,M.Si.,yang telah menyusun kerangka data, menginisiasi pengumpulan dokumen, serta membangun sistem administrasi akademik sebagai fondasi awal. Seluruh data akreditasi sebenarnya telah kami submit pada tahun 2024 sesuai jadwal awal. Namun, mundurnya jadwal pelaksanaan asesmen lapangan justru menjadi berkah tersendiri karena kami mendapatkan waktu tambahan untuk mencatatkan perubahan yang sangat signifikan, khususnya pada capaian alumni. Data alumni yang sebelumnya belum maksimal kini mengalami peningkatan luar biasa, baik dari segi masa tunggu kerja, rekognisi, maupun kontribusi mereka di masyarakat. Inilah berkah dari proses yang panjang sekaligus kelanjutan dari fondasi yang telah dibangun tersebut. Kami tidak hanya bangga dengan peningkatan jumlah publikasi dan sitasi, tetapi juga dengan peran alumni yang semakin strategis di berbagai lembaga, baik nasional maupun internasional. Itu adalah indikator mutu yang sesungguhnya,"ujar Prof. Sriharini.

Memasuki pelaksanaan inti kegiatan, asesor melakukan serangkaian sesi konfirmasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Sesi pertama dilakukan bersama pimpinan Unit Pengelola Program Studi (UPPS) yang membahas rencana pengembangan, sistem tatapamong, sistem pengelolaan, serta capaian UPPS. Selanjutnya, asesor menetapkan data LKPS final sebagai dasar penilaian butir kuantitatif, kemudian mengadakan sesi dengan pelaksana penjaminan mutu internal untuk mengonfirmasi pelaksanaan, hasil, dan efektivitas proses SPMI. Asesor juga melakukan konfirmasi data dalam Laporan Evaluasi Diri (LED) bersama tim akreditasi, serta sesi dengan middle manajemen yang membahas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan pengelolaan sumber daya. Selain itu, asesor mengadakan sesi bersama alumni dan pengguna eksternal, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa untuk mengonfirmasi kinerja, keterlibatan, pelayanan, dan kepuasan masing-masing pihak.

Puncak kegiatan ditandai dengan penyampaian umpan balik dari panel asesor kepada pimpinan UPPS, dilanjutkan dengan pengecekan dan penandatanganan Berita Acara Asesmen Lapangan. Sesi penutupan berupawrap upturut dihadiri oleh panel asesor, pimpinan UPPS, dan undangan. Sebagai bagian dari rekomendasi, Asesor II BAN-PT, Prof. Siti Nurbayani K., menyebut bahwa"akreditasi adalah jembatan silaturahmi akademik untuk memperkuat kualitas pendidikan secara berkelanjutan."Sementara itu, Asesor I, Dr. Rasyidah, menjelaskan bahwa"dalam lima tahun terakhir BAN-PT telah menyederhanakan proses akreditasi. Penyederhanaan itu tidak berarti mempermudah penilaian, tetapi menata mekanisme akreditasi agar lebih efektif, termasuk melalui perpanjangan otomatis bagi prodi yang memenuhi ketentuan. Standar yang digunakan tetap mengacu pada penjaminan mutu eksternal berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Tinggi."

Prodi Magister PMI pun diharapkan terus mempertahankan dan meningkatkan capaian mutu yang telah ditunjukkan selama proses asesmen. Dengan fondasi yang telah dibangun sejak periode kepemimpinan sebelumnya serta capaian signifikan pada periode saat ini, Prodi Magister PMI optimis dapat memperoleh hasil akreditasi yang terbaik sebagai bentuk pengakuan atas komitmen berkelanjutan terhadap mutu pendidikan tinggi.